22
Apr
14

Mulai Mikir2 Naik Transjakarta…!!!

Lego halte busway

Tahun lalu & tahun2 sebelumnya, jika ada keperluan ke suatu tempat yang lokasinya di lewati bis Transjakarta (TJ), saya biasanya akan pake TJ. Entah itu keperluan kantor, pribadi hingga ke sentra onderdil motor seperti kawasan Kebon Jeruk yang kesohor itu. Tinggalkan kendaraan, menuju halte busway, naik bis TJ nyampe deh di tempat tujuan. Gak perlu bermacet2 ria, kepanasan (kalo pake motor) ato nyari parkiran. Namun itu dulu, situasi tahun ini saya koq mulai merasakan angot2an kalo mo naik TJ.

Lego shuttle bus

Waktu Kedatangan (Makin) Tidak Pasti

Bis TJ koridor 1 (Blok M – Kota) yang terkenal jalurnya steril waktu kedatangannya yang relatif cepat, walopun kadang2 suka molor2 juga. Namun itu dulu, sekarang ceritanya sudah lain. Waktu kedatangan bis TJ koridor 1 semakin gak pasti alias jadi ikut2an dengan koridor lain. Pangkal penyebabnya adalah dihilangkannya sebagian jalur busway koridor 1 di kawasan Bundaran HI untuk pembangunan MRT. Hilangnya sebagian jalur busway menyebabkan TJ nyebur ke jalur kendaraan pribadi yang macet itu. Hasilnya sudah bisa ditebak, waktu kedatangan bis TJ menjadi tak menentu. Ketika berada di halte Dukuh Atas untuk menuju Warung Buncit (koridor 6), gak tanggung2 saya mesti nunggu hampir 45 menit untuk bisa menaiki bis. Padahal itu siang hari, bayangkan sendiri kalo pas jam pulang kerja.

Kondisi Bis Mulai Oblak

Udah sering qta denger bis TJ mulai berulah entah itu mogok, ban lepas ato kebakar. Gak pandang bulu, bis TJ yang terbilang baru pun bisa terbakar. Kondisi yang demikian ini kadang membuat saya jadi gak merasa nyaman untuk menaiki TJ. Bunyi kriet2 di bangku penumpang, pintu tak bisa menutup sempurna ato pendingin udara yang gak maksimal… wah apa bedanya dengan naik motor. Ujung2nya keringatan juga.

Lego monorail

Ngeliat kondisi di atas, sekarang ini saya kalo mo naik TJ mulai mikir2. Yang utama adalah waktu. Jangan sampe wasting time di halte busway. Sekedar curhatan dari saya agar pelayanan TJ tidak semakin terpuruk. Kalo makin terpuruk bisa2 orang2 seperti saya ini yang dulunya sering naik TJ akan mulai balik arah lagi pake kendaraan pribadi.


6 Responses to “Mulai Mikir2 Naik Transjakarta…!!!”


  1. 22 April 2014 pukul 12:03 pm

    Ya…kurang lebihnya sama kang…Ane pun mikir-mikir kalo naik TJ…sekarang tak senyaman dulu…body bus kadang bunyinya bikin ngilu…krengkit-krengkit…:mrgreen:

  2. 23 April 2014 pukul 2:54 am

    premium oplosan masih lebih murah, meski ga nyaman juga si.
    nek aku kerjo numpak TJ malah munyer ra nggenah lan ragate lewih larang. *ngejokpremiumoplosan

  3. 6 Rollerman
    23 April 2014 pukul 1:02 pm

    semoga pengorbanan warga jakarta mengenai macet, TJ yang mulai memburuk terbayar dengan monorail yang aman, nyaman dan murah serta mengurangi macet secara drastis


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
April 2014
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 6,471,177 hits

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 376 pengikut lainnya

Suka Blognyamitra ???

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: