25
Jan
15

Tentang Pembatasan Motor & Mobil…!!!

Lego halte busway

Di tahun 2015, Pemprov DKI Jakarta membuat gebrakan yakni kawasan bebas sepeda motor di ruas Jl. Medan Merdeka Barat hingga Jl. MH Thamrin Jakarta Pusat. Yang melanggar, sudah disiapkan sanksi denda Rp500rb. Tak sampe disitu, wacana berlanjut ke pembatasan usia mobil maksimal 10 tahun. Masih simpang siur apakah nantinya mobil diatas 10 tahun gak boleh beredar di jalanan ibukota ato dikenakan pajak berlipat2. Pembatasan motor/mobil tak pelak menuai penolakan dari berbagai pihak.    

Jumlah kendaraan bermotor mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Rekor 1 juta unit mobil pun pecah di tahun 2013, begitu juga dengan motor yang penjualannya cukup signifikan. Banyak faktor yang menyebabkan penjualan mobil/motor meningkat seperti daya beli masyarakat, booming masyarakat kelas menengah, simbol status hingga sebagai sarana rutinitas sehari2. Tingginya jumlah kendaraan khususnya di Jakarta & kota2 besar lainnya menimbulkan efek negatif kemacetan, tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas & meningkatnya polusi udara. Berbagai upaya dilakukan Pemerintah untuk menekan efek2 negatif tadi.

Berbicara mengenai pembatasan kendaraan bermotor kalo ditarik ke belakang sudah diberlakukan sejak lama. Kawasan 3 in 1 mulai diterapkan 1994 hingga sekarang. Penerapan di awal2 tahun berlangsung sukses. Jumlah mobil yang lewat kawasan tersebut menurun ketimbang sebelum pembatasan. Namun tak lagi efektif semenjak munculnya joki2 yang menawarkan jasa kepada para pemobil. Cara baru diupayakan Pemerintah untuk menekan pemakaian mobil seperti wacana plat nomor ganjil / genap hingga yang terbaru yakni kawasan berbayar Electronic Road Pricing (ERP). Wacana plat nomor ganjil / genap bisa efektif kalo jumlah mobilnya gak banyak, lah ini di Jakarta jumlahnya bejibun:mrgreen: belum lagi timbul penyelewengan jual beli nopol dsb.

Beberapa tahun yang lalu, Pemprov DKI mengenakan pajak progresif kepemilikan kendaraan. Namun sepertinya kurang efektif menekan jumlah kendaraan bermotor. Tahun 2015, pajak progresif direvisi (dinaikkan prosentasenya). Rasanya sih tetep gak terlalu ngefek.

Kereta Commuter Line menjadi andalan warga kota2 penyangga di sekitar Jakarta untuk beraktivitas. Jumlah penumpang dari tahun ke tahun meningkat. Kereta baru (walau sebenarnya bekas yang sudah direkondisi) berdatanganan & jumlah perjalanan kereta makin meningkat dari waktu ke waktu ditargetkan thn 2018 bisa mengangkut 1 juta penumpang per hari. Berbanding terbalik dengan bis Transjakarta yang jumlah penumpangnya stagnan. Kondisi bis yang kurang memadai (bolak balik mogok ato kebakar), waktu kedatangan bis yang lama, jumlah armada yang siap pakai minim, dsb.

Siapa sih yang ingin Jakarta gak macet ??? tentu semua orang. Banyak yang mengatakan kebijakan2 yang saat ini ada itu prematur disaat transportasi publik yang memadai belum memenuhi harapan masyarakat. Hal ini berbeda jika kebijakan tersebut diberlakukan kalo transportasi masal telah tersedia dengan baik. Paling nggak tidak akan ada penolakan. Disini posisi tawar Pemerintah lebih kuat ketimbang saat ini. Pemerintah pun lebih leluasa untuk menerapkan kebijakan2 lain misalnya tarif parkir mahal, pajak motor/mobil tinggi, dsb. Warga pun lebih mudah digiring untuk menggunakan apakah itu Commuter Line, Transjakarta, Mass Rapid Transportation dsb.

Kini tak ada lagi yang namanya BBM bersubsidi. Bensin premium telah dicabut subsidinya. Hanya solar saja yang masih diberikan subsidi yakni sebesar Rp1.000 per liter. Dengan demikian, Pemerintah punya anggaran yang lebih leluasa untuk membenahi transportasi beserta sarana & prasarananya. Secara teori harusnya transportasi publik guna mengurangi kemacetan dapat diwujudkan. Ya…tinggal tunggu saja, apakah terwujud ato tidak.


0 Responses to “Tentang Pembatasan Motor & Mobil…!!!”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Januari 2015
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 6,484,629 hits

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 378 pengikut lainnya

Suka Blognyamitra ???

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: