06
Jan
15

Inreyen, Masih Perlukah…???

??????????

Inreyen, diambil dari boso londo. Biasanya dilakukan ketika membeli mobil/motor baru walau di buku kepemilikan kendaraan (manual book) tidak ada kata2 inreyen. Sampe sekarang ritual menjalankan inreyen masih pro kontra. Ada yang mengatakan bahwa inreyen diperlukan agar komponen2 di mesin nantinya bisa berjalan dengan baik. Namun ada juga yang mengatakan mobil/motor sekarang gak perlu lagi inreyen mengingat pembuatan mesin sudah dilakukan dengan presisi.

Pada manual book biasanya tertulis berkendaralah dengan “wajar” khususnya pada 500 ato 1.000 km pertama. Wajar berarti oper gigi pada RPM tidak terlalu tinggi, bisa berboncengan namun tidak disarankan membawa beban yang berat, melakukan akselerasi yang sewajarnya, tidak manteng gas di RPM putaran tinggi, tidak ngebut sampe full speed, dsb. Asumsi “wajar” seperti itu.

Sempet ngobrol2 dengan pabrikan Honda ato Yamaha tentang inreyen ini. Yang krusial adalah sebenarnya pergantian oli pertama kali, bisa 500 km ato 1000 km tergantung tipe motor. Kenapa penggantian oli pertama ini begitu penting ??? meskipun mesin2 saat ini dibuat dengan presisi namun bisa jadi part2 di dalam mesin tersebut masih terdapat kotoran ato sisa2 hasil proses produksi (tidak terlihat oleh mata). Jika komponen tersebut bersentuhan maka bisa terjadi terdapat gram2 sisa material. Nah gram2 sisa material ini akan bercampur dengan oli. Oleh karena itu penggantian oli pertama kali bukan sekedar nguras oli aja tapi juga membuang sisa2 kotoran/komponen mesin.

??????????

Jangan telat ganti oli pertama kali agar komponen mesin awet

Perlakukan tunggangan dengan “wajar” di tahap awal pemakaian dengan maksud agar oli tidak bekerja keras melumasi mesin mengingat oli tadi sudah bercampur dengan benda2 asing. Otomatis kemampuan oli untuk melumasi mesin sudah berkurang sehingga dikhawatirkan kalo kuda besi diajak geber2an, maen RPM putaran atas akan mempercepat keausan mesin di dalamnya. Hal inilah mengapa ganti oli pertama kali wajib dilakukan pada 500 km ato 1.000 km, bukan 3.000 ato 5.000 km seperti lazimnya kalo qta ganti oli.

Yah kurang lebih seperti itulah. So, jangan ampe telat ganti oli pertama kali yak. Semoga bermanfaat.


9 Responses to “Inreyen, Masih Perlukah…???”


  1. 6 Januari 2015 pukul 9:04 am

    kalau smenurut aya sih masih perlu kyanya, soalnya mesin memang masih harus melakukan penyesuaian saat baru kluar dealer, meski mesin mesin saat ini udah presisi banget sih sbnenrnya hahahahaha

    http://macantua.com/2015/01/06/pesona-headlamp-z250/

  2. 8 Januari 2015 pukul 1:07 pm

    klo dlu pertama beli motor saya masih pakai anjuran itu,,,

    500 km langsung ganti oli, sama berapa gitu lupa lagi…

    soalnya juga masih gratis ini,,,hehe…

  3. 9 Ir. Haji Lalu Muhammad Hamdan Sjahrul, SH.
    27 Agustus 2015 pukul 6:13 am

    Aahhhhh…. inreyen tuh cuman akal2an penjual aja, dasar pengusaha ga mau rugi, justru masa2 inreyen itu mobil/motor musti di bentet habis2an, hilux kami aja baru 78 km sudah tak bentet 140 kph di toll… sama tak pakek maen lumpur habis2an… toh jugak kalok kenapa2 kan masih garansi (liat buku panduan)….. kalok sudah habis masa nya inreyen rusak kan jdi tanggung jawab kita coyy….!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Januari 2015
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 6,481,406 hits

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 378 pengikut lainnya

Suka Blognyamitra ???

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: