11
Okt
12

Ketagihan Balap Bebek Bisa Kolesterol…!!!

Sabtu sore saya gak kemana2, di rumah aja. Rebahan di kursi sambil nyeruput kopi, saya pindah2in channel TV mencari tayangan menarik. Akhirnya berhenti di saluran Star Sports yang menayangkan balap motor. Raungan motor 2 tak berseragam sama semua silih berganti menyodok posisi terdepan. Salip2an di tikungan ato menyalip di trek lurus memanfaatkan slip stream

Yup, itulah Red Bull Motogp Rookies Cup. Merupakan ajang balapan pendukung MotoGP serta jalan menuju Moto3, tentu saja kudu berprestasi agar dilirik tim balap. Menggunakan motor KTM 2 tak berkapasitas 125 cc yang sanggup memuntahkan tenaga hingga 46 hp @ 13.000 RPM…!!! Belum lagi bobotnya gak nyampe 100 kg, kebayang kan betapa kencangnya tuh motor. Nembus angka 200 km/h mudah dicapai…!!! Yang pasti jauh di atas motor balap 250 cc yang berlaga di Sentul🙂

Para peserta Red Bull Motogp Rookies Cup adalah mereka yang berusia 13 s.d. 18 tahun. Usia yang cukup belia memang. Bedalah dengan disini yang usianya udah uzur masih aja berkutat di kelas bebek :mrgreen:Kuda besi yang disediakan oleh KTM sama persis plek & itupun gak boleh diutak atik kecuali ban misalnya cuaca dalam keadaan hujan. Tak hanya motor yang sama…baju balap, sarung tangan hingga sepatu juga seragam yakni disediakan oleh Alpinestars. Sedangkan helm bebas memilih asalkan telah memenuhi standar ECE 2205, JIS T 8133:2000 ato Snell M 2005.

Jumlah peserta Red Bull Motogp Rookies Cup maksimal 27 orang. Seleksi yang dilakukan cukup ketat. Hanya peserta terbaiklah yang boleh berlaga disana. Oh ya, salah satu pembalap Indonesia ada yang ikut seleksi untuk berlaga di Red Bull Motogp Rookies Cup 2013 yakni Imanuel Putra Pratna, salah satu pembalap yang turun di balap Sentul kelas 250 cc. Jika lolos, nantinya akan menunggangi KTM 250 cc 4 tak (menggantikan mesin 125 cc 2 tak). Semoga saja Imanuel Putra Pratna bisa menyusul pembalap Malaysia yang berlaga di Moto3 yakni Zulfahmi Khairuddin. Prestasinya cukup baik, tembus 10 besar klasemen.

Balap motor di Indonesia tentu tak bisa lepas dari spesies bebek. Dari zaman saya sekolah yang kala itu dihuni jagoan road race macam Asep Hendro, Petrus Tobun, Imanuddin ato Bima Oktavianus hingga saat ini kelas bebek tetap menjadi pesona. Bahkan sampai ikut bagian dari olahraga PON. Balap bebek merupakan balap paling populer di masyarakat. Setiap ada gelaran, penonton pasti berjubel. Sirkuit2 pun dibangun macam Kenjeran, Tawang Mas, Sekayu, Binuang dsb. Gak ada sirkuit, gak perlu khawatir… jalan raya bisa disulap jadi trek dadakan. Bahasa kerennya balap pasar senggol:mrgreen: walau sebenarnya dari sisi safety jauh dari layak. Jangan kaget kalo ada pembalap yang ndlosor trus nyungsep di parit, nabrak tiang ato mencium pot tanaman.

Berbicara prestasi ??? ooohhh..jangan khawatir, pembalap2 qta sangat disegani bahkan se-Asia… tapi sebatas di kelas bebek🙂 di kelas motor batangan / supersports ??? keteteran deh. Banyak faktor yang menyebabkan pembalap Indonesia belum bersinar di ajang balap kuda besi seperti belum jelasnya arah jenjang karier pembalap. Ketika sudah menjadi jawara kelas bebek, yah selanjutnya disitu terus. Mentok istilahnya, kalo mo naik kelas sepertinya kebingungan mo lewat mana. Kemudian peran ATPM, meski sudah ada lewat ajang pembalap berbakat tapi masih belomlah optimal. Dan yang tak kalah penting adalah sarana sirkuit. Beberapa sirkuit yang ada di luar Sentul lebih cocok dipake buat balap bebek. Kalo dipake buat motor batangan 250 cc treknya terasa sempit, kurang lebar & kurang panjang. Biqinnya nanggung. Idealnya sih kudu dibangun 1 sirkuit lagi bertaraf internasional buat menemani Sentul. Biar pembalap qta gak bosen, Sentul lagi…Sentul lagi. Mereka pasti udah hapal di luar kepala racing line-nya🙂 Yah syukur2 bisa kayak Spanyol punya sirkuit internasional yang cukup banyak (Jerez, Aragon, Barcelona, Valencia):mrgreen:

Bebek itu gurih & nikmat. Tapi kalo kebanyakan yah bisa biqin kolesterol naik. Keasikan bebek, yah lama2 jadi penyakit yakni penyakit minim prestasi. Kalo balap ingin maju, saatnya semua pihak duduk satu meja, saling mendukung & bersinergi. Malaysia aja bisa, masa sih qta gak mampu…!!!


9 Responses to “Ketagihan Balap Bebek Bisa Kolesterol…!!!”


  1. 1 Aa Ikhwan
    11 Oktober 2012 pukul 2:25 pm

    ayo dukung,..😀

  2. 3 z1rider
    11 Oktober 2012 pukul 4:25 pm

    Gimana lagi. Balap bebek lebih murah meriah🙂

  3. 4 Basho
    11 Oktober 2012 pukul 11:02 pm

    Bebek…….balapan……….#sigh😦

  4. 12 Oktober 2012 pukul 12:03 am

    Pemerintah ra nggagas, ketungkul pencitraan

  5. 12 Oktober 2012 pukul 8:07 am

    duitnya paling banter dikorupsi lg….

  6. 13 Oktober 2012 pukul 11:23 am

    Pembalap negeri serumpun kita – Malaysia, punya Khairuddin di Moto3 prestasinya cukup membanggakan, hampir selalu menyabet podium loh… Salut!

    Rider Indonesia, ditunggu kiprahnya… Kapan ya?

  7. 8 Rollerman
    19 Oktober 2012 pukul 6:28 pm

    itulah yang bkin pembalap Indonesia susah untuk bersaing dengan pembalap lain,karena pengalaman naik motor sportnya kurang banyak

  8. 9 Sayuti
    15 Januari 2013 pukul 1:57 pm

    Saat ini, balapan motor bebek 115cc adalah puncak dari ajang balap motor di Indonesia. Padahal di Indonesia sendiri banyak sekali motor-motor batangan dijual secara masal dan jauh lebih cocok untuk balapan. Kapasitas mesinnya juga lebih besar daripada motor bebek, mulai dari 150cc hingga 250cc dan harganya pun tidak terlalu mahal. Kenapa motor bebek masih dipertahankan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Oktober 2012
S S R K J S M
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 6,474,292 hits

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 376 pengikut lainnya

Suka Blognyamitra ???

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: