14
Feb
12

Sedikit Mengenal Lebih Dekat Tentang BBG…!!!

Masih ngobrolin tentang Tawon…yup…giliran selanjutnya adalah Tawon berbahan bakar gas (BBG). Mobil yang dipakai ukurannya cukup imut… Tabung BBGnya tidak terlihat karena ditaruh di bawah kolong mobil yang diselimuti pelat pelindung. Berhubung tabung BBG ditaruh di tempat tangki bensin otomatis tangki bensin ditiadakan.  Ketika mencoba menstarter mobil ini sedikit berbeda dibandingkan kalo pake bahan bakar bensin. Pedal gas kudu diinjak agak ke dalam supaya mesin hidup. Begitu juga ketika menjalankannya, antara kopling dengan pedal gas butuh feeling yang pas. Saya pun sempat mengalami mesin mati 2 kali:mrgreen:

Lubang tempat pengisian gas.

Untuk performa mesin sedikit di bawah mesin bensin…namun urusan emisi jangan ditanya, bebas polusi…!!! Pak Dewa, perwakilan dari Tawon menjelaskan kepada saya bahwa BBG yang digunakan oleh Tawon berjenis LGV ato (Liquified Gas for Vehicle). Berbeda dengan BBG yang dipake ama bis Transjakarta. Wah beda toh… emang BBG ada berapa macam sih ???

BBG ada 2 macam yaitu LGV & CNG (Compressed Natural Gas). LGV merupakan bahan bakar gas untuk kendaraan bermotor yang menggunakan spark ignition engine yang terdiri dari campuran propane (C3) & butane (C4). Kualitas LGV setara dengan bensin beroktan 98…!!! Tekanannya berkisar 8-12 bar, jauh lebih kecil dibandingkan CNG yang di kisaran 200 bar…!!! Sedangkan CNG merupakan gas yang dibuat dengan melakukan kompresi metana (CH4) yang diekstrak dari gas alam. Nah jenis CNG inilah yang dipake oleh bis Transjakarta.

BBG bisa menjadi alternatif pilihan, sayang…jumlah SPBG masih minim, kalo gak salah gak nyampe 10 buah di Jakarta. Perlu digalakkan nih penggunaan BBG, selain lebih murah dibandingkan premium & bebas polusi juga menghemat penggunaan emas hitam (minyak bumi). Untuk tahap awal rasanya cocok deh buat angkutan umum seperti yang ada di Brazil & Argentina.


19 Responses to “Sedikit Mengenal Lebih Dekat Tentang BBG…!!!”


  1. 14 Februari 2012 pukul 12:21 pm

    Aman kah? jangan-jangan seperti kasus LPG 3KG, rakyat yang dikorbankan…
    Mendingan ditest dulu oleh para menteri lah selama beberapa tahun.

  2. 14 Februari 2012 pukul 1:05 pm

    buat dipedesaan aja nih atau angkot pasar – komplek perumahan, gantinya bajaj 3roda yang asepny g ktulungan itu

  3. 4 Yudakuzuma
    14 Februari 2012 pukul 5:00 pm

    tanya mzbro… bis transjakarta (TJ) kan sudah pasti mesin diesel, nah apakah ada hubungannya pemakaian CNG yang tekanannya begitu besar dengan mesin diesel TJ? Karena karakter mesin diesel dan petrol yang berbeda, bahkan BBMnya pun berbeda, tentu seharusnya gas diesel yang digunakan juga berbeda dengan petrol.

  4. 8 Black_Viper
    15 Februari 2012 pukul 10:54 am

    Apakah BBG ini bentuknya seperti LPG 3kg yg kena udara langsung menguap atau seperti bensin pada umumnya, soalnya ane diketawain nanya kayak gitu, kalo modelnya yg cepat menguap berarti seperti bawa bom dong (LPG 3Kg🙂 )? seperti bus transjakarta yg banyak meledak. Thanks

  5. 11 4sudut
    15 Februari 2012 pukul 12:58 pm

    perlu banyak belajar lagi nih… tapi sayangnya SPBG hanya di kota-kota besar

  6. 12 Blitz
    15 Februari 2012 pukul 9:26 pm

    kalou bajaj bbg jenis apa,, bahan bakarnya pake gas atau apa,, soalnya ane pernah liat ada bajaj bbg mampir ke spbu isi bensin,,

  7. 14 dimun
    16 Februari 2012 pukul 7:21 am

    Metana=CH4??????????

  8. 15 Azis ta
    5 Agustus 2012 pukul 12:07 pm

    Mesin tawon jelek.. ga simpel untuk angkutan masyarakat Jakarta bro..

  9. 16 Bambi
    5 Agustus 2012 pukul 12:10 pm

    Semua orang juga tahu msbro kalo mesin tawon itu jelek.. Mesinnya ga kuat sampe tahunan

  10. 17 Wiratno nak smk
    5 Agustus 2012 pukul 12:12 pm

    Tawon jangan ada yg beli, nyesel di kemudian hari.,

  11. 18 Pradopo
    5 Agustus 2012 pukul 12:16 pm

    gue ga bakal beli tawon, meski gue sanggup beli buat angkutan. Mending gue beli becak apa bajaj deh daripada tawon yg cepat rusak. Amit amit deh ama tawon

  12. 19 Hanafi tanjaya
    6 September 2012 pukul 12:20 am

    Tawon adalah produk gagal dan hancur seperti Kancil.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Februari 2012
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 6,475,018 hits

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 376 pengikut lainnya

Suka Blognyamitra ???

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: