16
Jun
11

Mitos Beli Aki Untung2an…

“Aki koq umurnya pendek yah…”, “Punyaku awet2 aja tuh, bisa ampe tahunan padahal mereknya sama dengan yang ente pake”. Percakapan 2 orang tadi nongol di milis yang saya ikuti. Tidak ada patokan pasti berapa sih sebenarnya umur aki. Kalo dirata2 usia aki berkisar 1,5 – 2 tahun, namun bisa juga lebih dari segitu. Malahan ada mitos yang mengatakan kalo beli aki itu untung2an… Kalo dapet yang bagus yah hasilnya bagus, kalo dapet yang kurang bagus yah akinya gak awet.

Sebenarnya panjang pendeknya usia aki itu ditentukan oleh beberapa faktor.

  1. Perawatan, aki yang gak pernah dirawat bisa memperpendek usia aki. Misalnya ketinggian air aki di bawah normal ato terminal kepala aki yang berkerak.
  2. Sistem kelistrikan, pengisian yang dilakukan oleh spul / alternator yang kurang bagus bisa menyebabkan arus pengisian terganggu. Dalam bahasa awam, aki gak bisa ngisi strum ato malahan terjadi overcharged (kelebihan strum). Untuk mengetahui sistem pengisian masih bagus ato nggak kendaraan kudu dibawa ke bengkel aki yang biasanya punya alat untuk mengeceknya.
  3. Asesoris, pernik2 asesoris yang berlebihan & membutuhkan suplai listrik yang banyak bisa biqin aki cepet tekor. Contohnya pemakaian sound system.
  4. Lingkungan, saya sendiri juga baru ngerti kalo faktor lingkungan juga bisa mempengaruhi usia aki setelah diberitahu oleh montir. Contohnya goncangan yang berlebihan ketika kendaraan sering lewat jalanan rusak bisa biqin sel2 aki rusak. Selanjutnya hawa panas berlebih di dalam kompartemen mesin bisa biqin umur aki pendek.

Nah jadi mitos kalo beli aki itu untung2an adalah tidak benar. Merek mahal tidak menjamin umur aki pasti panjang karena masih ada faktor2 yang mempengaruhinya.


22 Responses to “Mitos Beli Aki Untung2an…”


  1. 16 Juni 2011 pukul 8:48 am

    di gambar itu aki MF ya pak? betul sound system dan tambahan accesories lampu pengaruh banget ke aki, kalo audio bisa ditambahin Kapasitor Bank atau bisa ditambahkan AVR( Automatic Voltage Regulator ) yang salah satu fungsinya juga menyatabilkan pengisian aki yang overcharge, diharapkan aki bisa awet umurnya hehe😀

  2. 4 Bondet
    16 Juni 2011 pukul 8:55 am

    Januari 2011, aku mengganti accu P200 yang hampir 3th, berhubung accu bawaannya mahal +/- 300rb, aku ganti dengan accu YUASA 12V/9Ah yang seharga 175.000 – Accu bekas 15.000, jadi Rp. 160.000, saran penjualnya jika accu itu mau awet, habis di isi air zuur jangan langsung di pakai minimal 8 jam baru bisa di pakai , sampai sekarang kondisi accu YUASA masih normal dan tidak kalah dengan accu standartnya, soalnya aku juga pernah membaca salah satu blog mengenai penggantian accu yang di atas di P200 tetapi electric staternya agak berat / kurang lancar.. seperti amperenya kurang…

  3. 16 Juni 2011 pukul 9:09 am

    Motorku ngga ada akinya pak de, soale baru beli 1/2 tahun sudah koit padahal baru lhooo…mengenai perawatan juga rutin seperti merawat aki basah lainnya, aneh…

  4. 16 Juni 2011 pukul 10:40 am

    emangnya beli togel untung2an xixixi

  5. 16 Juni 2011 pukul 11:59 am

    Di eling eling , dicopy yo pak mit

  6. 16 Juni 2011 pukul 1:41 pm

    menyimak om . . .
    intinya harus rajin ngecek ya om? lha kalau aki kering pigimana ?
    pengalaman pake aki kring gak sampai 6 bulan udah dut . . . .:mrgreen:

    numpang jemuran
    https://sabdho.wordpress.com/2011/06/15/ubi-jalar-dan-beras-omega3-dan-dha/

    keep brotherhood,

    salam,

  7. 16 Juni 2011 pukul 6:52 pm

    Beli VIXION juga untung-untungan.
    Dapat bagus, ya alhamdulillah…
    Dapat OBLAK, ya disyukuri saja….😦

  8. 14 Modar
    17 Juni 2011 pukul 1:12 pm

    Tak tambahi. Selain itu, saat beli aki chek dulu tanggal produksi aki karena aki yang ngendon (meski baru)lebih dari 3 bulan, maka kualitas sel-sel nya berkurang. Akibatnya yo keawetan pun berkurang. Tgl produksi biasanya di cantumkan di bodi aki so jangan sampai dapat aki yg tgl produksinya lebih dr 3bln

  9. 15 Modar
    17 Juni 2011 pukul 1:15 pm

    Selain itu, belilah aki sesuai standard pabrik. Krn pabrik tlah menghitung besar arus yg keluar dari spul n alternator ke aki sesuai dg kemampuan penerimaan aki. Jangan di bolak balik standard aki basah dipasangi aki kering dsb

  10. 16 Modar
    17 Juni 2011 pukul 1:16 pm

    Besar arus pengisian aki MF ma aki basah tuh BEDAAAA

  11. 19 Juni 2011 pukul 7:03 pm

    saya baru sekali ganti aki motor, gara2nya mpe 4 bulan gak servis jadinya gak ngliatin akinya….

  12. 18 Sae541
    25 Desember 2011 pukul 8:41 am

    Mas aku pengen tanya,bagaimana dgn aki kering,gimana cara merawatnya?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Juni 2011
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 6,486,930 hits

Twitter

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 378 pengikut lainnya

Suka Blognyamitra ???

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: