15
Apr
11

Renungan Jum’at…

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan sudah menyala kuning. Jono segera menekan pedal gas dalam2 kendaraannya agar bisa terhindar dari terkena giliran lampu merah… Jono terus melaju cepat… Namun tiba2 priiittt…! seorang polisi memintanya berhenti.. ia melihat siapa polisi itu.. yaitu Budi, temannya semasa SMA dulu… legalah Jono.

“Hei Bud….. Duh, sepertinya saya kena tilang nih ? Saya memang agak buru2. Istri saya sedang menunggu di rumah, hari ini dia ulang tahun…&  anak2 sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong,” rayu Jono.

“Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kamu melintasi lampu merah di persimpangan ini,” ujar Budi.

Dengan ketus Jono menyerahkan SIM lalu menutup kaca jendelanya. Budi terlihat menulis surat tilang & setelah agak lama, Budi kembali & mengetuk kaca jendela. Jono memandangi wajah Budi dengan penuh kecewa. Dibukanya kaca jendela itu sedikit… cukup untuk memasukkan surat tilang & Budi kembali ke posnya..

Jono mengambil surat tilang tapi ternyata SIM-nya dikembalikan (tidak ditahan) bersama sebuah nota… Nota apa ini ? Buru2 Jono membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Budi.

“Halo Jono, Tahukah kamu, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan yang sangat lucu. Sayang…, Ia sudah meninggal tertabrak pengendara kendaraan yang ngebut kemudian menerobos lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan…Begitu bebas, si penabrak bisa bertemu & memeluk ketiga anaknya lagi… Sedangkan anak kami satu2nya sudah tiada… Kami masih terus berusaha & berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk… Doakan agar permohonan kami terkabulkan..

Berhati-hatilah Temanku… dari Budi”

Jono terhenyak seketika. Ia bergegas keluar dari kendaraan mencari Budi tapi Budi sudah meninggalkan posnya. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak tentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan.

Renungan : Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain… Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita.. Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati…

Salam, keep safety first…


10 Responses to “Renungan Jum’at…”


  1. 15 April 2011 pukul 7:43 am

    sederhana, simple tapi bikin merinding bulu kuduk… Like This Pak Mit. Salam

  2. 15 April 2011 pukul 10:15 am

    sudah pernah mbaca, tapi tetep berguna

  3. 6 moch rasyiid
    15 April 2011 pukul 5:28 pm

    sebaik-baik orang adalah mereka yang berguna bagi sesama; dan mencintai saudaran sebagaimana mencintai dirinya….tepo sliro lembah manah…..nice bro…

  4. 8 curi start
    15 April 2011 pukul 8:17 pm

    Ceritanya sederhana sih, gak jauh beda sama perilaku kebanyakan pengendara sehari-hari.
    Kita dapat memetik pelajaran dari tulisan ini untuk lebih berhati2 di jalan raya. Jangan sampai kejadian yg menimpa pak Budi terulang lagi.
    Btw, cerita yg bagus Om…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
April 2011
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 6,486,930 hits

Twitter

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 378 pengikut lainnya

Suka Blognyamitra ???

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: