08
Apr
11

Motor Wajib Lajur Kiri, Pikir2 Dulu Deh…

Yup, sudah setahun ini pengguna motor diwajibkan menggunakan lajur kiri ketika melaju di jalan raya. Tujuannya emang baik sih agar lalu lintas bisa lebih tertib sedikit😀 Namun apakah hal itu bisa diterapkan di semua ruas jalan ???

Jawabnya tidak. Untuk jalan2 protokol seperti Sudirman, Thamrin, Rasuna Said hal itu bisa dilakukan. Namun untuk ruas seperti Cawang, Gatot Subroto, Slipi, Grogol, Casablanca dsb hal itu sulit dilakukan. Loh emang kenapa ??? Ada satu hal yang patut diwaspadai yaitu maraknya ranjau paku yang bertebaran di jalan2 itu meski Vixion saya sudah pake ban tubeless. Sudah bukan rahasia umum lagi kalo kawasan tadi terkenal dengan ranjau pakunya. Pelaku penyebar paku diduga oknum tukang tambal ban. Meski sudah sering dilakukan razia, toh antara oknum tukang tambal ban dengan pihak berwajib sering kucing2an. Rekan kantor saya ada yang pernah ngalamin ban bocor karena ranjau paku. Berhubung kerusakannya parah & gak bisa ditambal mau gak mau kudu ganti ban dalam. Trus dia ditawari ban dalam dengan harga Rp50rb…!!! Tentu saja temen saya ini gak mau, lah wong kelewat mahal, hampir 2 kali lipat harganya jika dibandingkan dengan beli di toko ban. Ditawar, tuh oknum tukang tambal ban gak mau, malahan ngomong begini “Kalo gak mau ya sudah, cari tukang tambal ban lain aja…” Bingung & takut terlambat masuk kantor, akhirnya pasrah deh terima tawaran itu.

Gambar : iqmaltahir.wordpress.com

Buat mas bro & sis berhati2lah kalo lewat ruas2 rawan ranjau paku. Melajulah di lajur agak ke tengah karena biasanya paku ditebar di sisi kiri karena memang disitu tempatnya motor berlalu lalang. Jadi waspadalah…!!!

Gambar : matanews.com


11 Responses to “Motor Wajib Lajur Kiri, Pikir2 Dulu Deh…”


  1. 8 April 2011 pukul 11:16 am

    kacau nih tukang tambal ban!
    kalau ketahuan lagi sebar paku harus dibina secepatnya

    *dibina-sakan*

  2. 3 propus
    8 April 2011 pukul 12:54 pm

    busuk emang…saya dah sering kena ranjau begini

  3. 5 TDF
    8 April 2011 pukul 1:12 pm

    Dasar tukang tambal ban edian…
    Makan duit haram nanti masuk majalah H*DAYAH “azab tukang tambal ban gila, perut menggembung”:mrgreen:

    kalo macam jakarta emang susah ya, untung banyumas masih sepi.

  4. 8 April 2011 pukul 1:22 pm

    solusinya…beli ban mati… seumur hidup dah🙂

  5. 8 April 2011 pukul 1:42 pm

    lha terus apa tindak lanjut dari Polri? nyuruh kita dikiri tapi di kiri ada ranjau paku…trus kepriben kiye?????

    http://kangmase.wordpress.com/2011/04/06/kredit-motor-di-kampung-lebih-murah-daripada-di-jabodetabek/

    • 9 kingrider
      8 April 2011 pukul 3:33 pm

      Naik angkutan umum bro, motor kita tinggal dirumah dan pakai sabtu minggu aja, biar kalau bocor yg bocor kan tuh angkutan umum

  6. 9 April 2011 pukul 8:39 am

    hoi…pak Jerry dicari Tom tuh😀.

  7. 11 zaqlutv
    16 April 2011 pukul 12:56 pm

    pakai ban sepur baru aman kali yach..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
April 2011
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 6,479,167 hits

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 377 pengikut lainnya

Suka Blognyamitra ???

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: