12
Nov
10

Daripada Stress, Dongkol Ato Apalah, Mendingan Naik Trans Jakarta Aja…

Membaca artikelnya bro Dono tentang premanisme di parkiran Senayan (baca disini), saya mencoba sharing pengalaman ketika memasuki kawasan tersebut. Ketika masuk ke Senayan, di pintu masuk kita akan diberi karcis parkir oleh petugas resmi. Masalah mulai timbul ketika kita parkir di dalam, kita akan didatangi oleh preman parkir yang meminta uang parkir. Untuk motor biasanya Rp2000,- sedangkan mobil Rp5000,-. Kalo lagi kumat, pas qta pulang mereka bisa minta lagi. Mau berdebat dengan mereka ??? pikir2 dulu aja deh secara mereka berkelompok. Pemilik kendaraan cuman bisa pasrah.   

Kawasan Senayan boleh dikatakan salah satu ikon kota Jakarta. Ironis sekali jika pengelolaannya kagak becus seperti masalah parkir ini. Yang mengherankan adalah di dalam kawasan Senayan tersebut ada pos polisi. Aparat cuek aja gitu deh… Hhhmm… silakan tebak, pasti udah tahulah jawabannya apa.

Lagi di halte Polda Metro Jaya menuju Senayan🙂

Nah daripada stress & dongkol, menurut saya solusi yang tepat menuju Senayan adalah naik bis Transjakarta🙂 Dijamin enak deh…Qta aman dari gangguan preman, gak puyeng nyari parkir ketika ada even akbar, gak ngedumel karena begitu panjangnya antrian kendaraan ketika keluar kawasan.

Ke Senayan naik busway turunnya dimana ??? turunnya di halte Polda Metro Jaya. Trus tinggal melangkahkan kaki ke pintu masuk Senayan. Kalo ke tempat JCC jauh dunk jalannya. Santai bro, ada tukang ojek disono🙂 Sebaiknya sih jalan kaki aja, sehat😀

Masalah parkiran amburadul tidak hanya terjadi di Senayan saja tapi juga di tempat2 seperti Grand Indonesia (GI) & Plaza Indonesia (PI). Malam minggu adalah waktu yang stress untuk cari parkir disana. Saya pernah ngalamin hampir 45 menit muter2 cari parkiran di PI. Sama seperti yang di atas, naik busway aja🙂 kalo ke GI tinggal turun di halte Tosari sedangkan kalo ke PI di halte Bundaran HI. Beres… kan🙂   

Nah setelah puas jalan2 jangan lupa ngisi perut dengan menu seperti ini🙂

"Sateee...,Enak,"kata Barack Obama🙂


18 Responses to “Daripada Stress, Dongkol Ato Apalah, Mendingan Naik Trans Jakarta Aja…”


  1. 12 November 2010 pukul 1:01 am

    wah setuju pak

    di busway kan bisa desak-desakan sama wanita wanita karir yang wangi
    berdandan elegan namun juga rok mini…
    atau baju yang ketat sekali….
    tidak lupa ABG ABG yang berwarna warni…..
    ada juga yang terbuka disana sini
    bisa jadi objek eksploitasi dan eskplorasi
    atau juga inspirasi
    mereka semua tidak perduli
    cuek dengan situasi
    kita mau ngapain..karena mata mereka semua berkonsentrasi
    ke layar BLEKBERI
    …..
    kok saya jadi bikin puisi
    gimana ini
    tapi ini
    bukanlah pengalaman pribadi

  2. 12 November 2010 pukul 1:17 am

    setuju..!!
    di Jakarta kudunya gak perlu bawa kendaraan pribadi..cukup naik kendaraan umum aja..
    tapi emang, faktor kenyamanan dan keamanannya kudu dibenahin…
    dulu selama saya tinggal di Jakarta, kemana2 selalu naek kendaraan umum..gak terlalu pengen bisa bawa motor…:mrgreen:

  3. 12 November 2010 pukul 5:26 am

    aku klu naik bus way malah puyeng sek sekan mambu parfum beraneka aroma…

  4. 4 Tafridefreez
    12 November 2010 pukul 8:21 am

    Blm prnh naik bus way, naik bus AKAP pernah:mrgreen:

    bonusnya mantep juga….

  5. 5 sobek2
    12 November 2010 pukul 12:03 pm

    @ pak maskur,..
    Hahahhay jadi keinget djaman sama temen2 swaktu masih di djakarta…
    Kalo naik busway bukanya milih yg sepi tapi malah nunggu yg rame berdesak2an… Xixixixi maklum bujangan sambil cari kenalan… Tapi ternyata pada cuex semua wkwkwkw kesian.net dan
    janganditiru.com

  6. 13 November 2010 pukul 6:37 am

    dulu pas masih dijkt kalo minggu naik busway…sekedar jalan2 cari sarapan…kalo pagi buswaynya murah…diskon apa yak….wekekeke….bonusnya…ajiiiib…….dilihat boleh dipelototin gak bayar dipegang jangan…wekekeke….

  7. 13 November 2010 pukul 9:25 am

    bisa sekalian berburu celengan:mrgreen:

  8. 11 novi
    13 November 2010 pukul 3:12 pm

    mak… ancur….

  9. 13 November 2010 pukul 11:04 pm

    wah makasih nyebutin blog ku.. sip mas..
    naik motor dah lumayan dibandingkan naik mobil…

  10. 13 November 2010 pukul 11:18 pm

    Emank solusi yang tepat menghadapi penatnya Jakarta, memang Jakarta butuh sarana umum yang nyaman dan cepat, kehadiran MRT harus cepat-cepat terealisasikan….

  11. 14 November 2010 pukul 12:14 am

    Naik kendaraan pribadi stress Trans Jakarta bebas hambatan langsung ngacir wekeke


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
November 2010
S S R K J S M
« Okt   Des »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 6,474,346 hits

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 376 pengikut lainnya

Suka Blognyamitra ???

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: