26
Okt
10

Sudahkah Perkeretaapian Kita Belajar Ke India ???

gambar : keretaapi.wordpress.com

Awal bulan Oktober kita dikejutkan oleh tabrakan kereta yang menyebabkan puluhan korban jiwa melayang. Lagi2 masinis disalahkan atas tragedi tersebut meskipun belum tentu dia bersalah. Wajah perkereta-apian kita emang betul2 semrawut. Mulai dari kereta yang gak layak, sering mogok, telat mulu, anjlok hingga kecelakaan.   

Melihat judul artikel ini tentu ada yang bertanya2, kenapa koq India ??? Yup, kondisi perkereta-apian disana mirip dengan di Indonesia. Keretanya dekil, usang, uelekkk….pokoknya gak ada bagus2nya deh. Malahan boleh dibilang masih agak mendingan disini deh, ada kereta listrik eksekutif ber-AC. Disana boleh dibilang gak ada sama sekali.

Meski kereta India jelek akan tetapi untuk urusan safety adalah nomor satu !!! Kota Mumbai salah satunya. Arus lalu lintas kereta sangat padat. Tercatat 40 kereta masuk ke stasiun Mumbai tiap jam !!! Berarti kalo dirata2 tiap 1,5 menit ada 1 kereta masuk ke stasiun !!! Kebayang kan padatnya stasiun itu.

Zero accident !!! Itulah yang terjadi di Mumbai. Jalur kereta yang supersibuk tapi gak pernah ada kecelakaan !!! Mengapa bisa begitu ??? Pemerintahan India sangat peduli akan keselamatan penumpang. Apalagi kereta api disana merupakan alat transportasi utama bagi warga Mumbai. Sebisa mungkin tidak ada yang namanya kecelakaan kereta, kereta mogok ato apalah yang menyebabkan jutaan orang Mumbai terlantar di stasiun.

wajah kereta boleh dekil, tapi urusan safety tetep nomor satu !!! (Photography by Marco Martinelli)

Pemerintah India pun mengakui bahwa untuk membeli kereta baru mereka tidak punya dana. Yang bisa mereka lakukan adalah memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat & selamat sampai di tujuan. Saluttt….!!! 

Diajaklah kalangan akademisi untuk menciptakan kereta yang aman. Biaya riset semuanya ditanggung Pemerintah. Gini nih contoh Pemerintah yang bener, men-support penuh kalangan akademisi. Hasilnya perangkat2 navigasi, radar, sistem kendali otomatis, komputer & sensor2 canggih tercipta. Tidak bakalan terjadi (kecuali atas kehendak Allah SWT) yang namanya 2 kereta api secara bersamaan yang bisa menyebabkan kecelakaan berada dalam 1 jalur. Hal itu berkat perangkat2 tadi buah karya kampus tadi. Kalo perangkat tadi gagal sistemnya, gak usah khawatir, ada back-up-nya….mantafff…!!!

Tidak hanya kereta saja yang menjadi perhatian, tapi juga rel & bantalannya. Teknologi sonar pun dipake buat mendeteksi jika ada retakan halus di batang rel. Guna mengutamakan keselamatan, gak tanggung2 setiap hari Minggu ratusan pegawai kereta api India dikerahkan untuk mengecek kelayakan rel. Bahkan pejabat berwenang pun juga terlibat. Dipilihlah hari Minggu karena merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pengecekan mengingat lalu lintas kereta api tidak padat. Tuh liat… pejabat aja ampe turun tangan di hari libur, kalo disini ??? 😀

Yah semoga transportasi kereta api menjadi perhatian Pemerintah. Kalo mo studi banding, ke India aja… gak usah ke Jepang, Eropa ato ke Amrik, terlalu jauh kondisinya, emangnya mau ngebandingkan kereta peluru Shinkansen ato TGV ??? hehehe… 

Safety First !!!

sumber : National Geographic

Iklan

16 Responses to “Sudahkah Perkeretaapian Kita Belajar Ke India ???”


  1. 26 Oktober 2010 pukul 3:05 am

    pertamak
    wah savety first. good la

  2. 26 Oktober 2010 pukul 3:26 am

    info yang menarik…

    izin nyimak ya…

    di tunggu kunjungan baliknya…

    by auto loan refinancing

  3. 3 ardhinugros
    26 Oktober 2010 pukul 3:36 am

    sesuai judul blog: safety first :mrgreen: selanjutnya baru memikirkan comfort..

  4. 5 tjile
    26 Oktober 2010 pukul 4:00 am

    klw masalah keslamatan Top deh tp klw masalah kebersihan, sanitasi Tiap2 stasiun wah….wah….India itu Parah Bro klw mw dibandingin antara stasiun di RI dan India nilainya 8 banding 3 jauh bgt kan, di India stasiunnya byk kotoran hewan & manusia gmn ?????

  5. 7 yahonsuwakanja
    26 Oktober 2010 pukul 9:12 am

    Sudah merdeka 65 tahun tapi perkembangan perkereta-apian sangat memprihatinkan..
    pertambahan jalur sejak jaman kolonial sampai sekarang boleh dibilang nggak ada…yg ada justru jalur lama banyak yg sudah tidak aktif.dihapus.
    Sangat kontras bila dibanding dgn pertumbuhan jalan raya…
    siapa yg diuntungkan dgn pertumbuhan jalan raya , tak lain dan tak bukan adalah industri otomotif …siap penguasanya…? ? ?

  6. 26 Oktober 2010 pukul 3:57 pm

    tapi ada seni dibalik perjalanan ekonomi kereta2 tua di indonesia 😀

    paling apik ya jalur selatan malang ya pak ya?
    jemuran baru:
    http://azizyhoree.wordpress.com/2010/10/26/yamaha-entrepreneurship-at-shool-contest-malang-town-square/

  7. 10 alrozzzi coolrider 2
    26 Oktober 2010 pukul 6:47 pm

    ❓ saya jadi inget sms temen, bro Mitra… saat naik kerata eksekutif Taksaka menuju Jogjakarta, dia sms; “lha ming nunut nyawa je mas…” terus pendapat seorang bapak-bapak yang menceritakan kisahnya dengan naik kereta yang sama; perasaan naik kereta gelisah terus, mas… makanya saya milih gerbong tengah (dari 13 gerbong, Beliau memilih gerbong nomor 6). apa alasannya? karena risiko semakin kecil, katanya…

    ➡ btw makasih banget yak, ada banner di samping kanan… mohon doa agar semuanya lancar. suwun sanget

  8. 27 Oktober 2010 pukul 12:47 am

    nice artikel bro 😉
    keselamatan memang harus di nomor satukan…

    Pemerintah sini cuma mikirin gengsi. beli mobil dinas mewah, gedung DPR & MPR ada Sauna, kolem renang dan Fitness ny segala lahh. Soal derita rakyat ny sendiri seperti ny pemerintah tutup kuping 👿 . “yg penting gw Happy”

  9. 27 Oktober 2010 pukul 7:13 am

    foto nya di ambil di daerah bandung yah ?

  10. 24 September 2018 pukul 9:26 pm

    Kereta sejenis argo di India bisa melaju sampai 180km/jam. Diindonesia maksimal 100km/jam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Oktober 2010
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 7.844.270 hits

Twitter

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 390 pengikut lainnya

Blog ini mendukung

Iklan

%d blogger menyukai ini: