27
Mei
10

Wacana Pemerintah : Motor Wajib Pertamax !!!

Berita mengejutkan datang dari beberapa media online di internet tentang rencana Pemerintah mewajibkan BBM non subsidi buat para pengguna motor. Alasan yang dikemukakan oleh Pemerintah yaitu untuk menekan konsumsi BBM subsidi (Premium) yang saat ini sudah melebihi batas yang ditetapkan yaitu 36,5 juta kiloliter sehingga memberatkan APBN. Menurut perkiraan Pemerintah di tahun 2010 ini pemakaian Premium diperkirakan akan mencapai 40 juta kiloliter. Sebuah angka yang cukup fantastis !!!

Wajib BBM non subsidi tidak hanya buat motor saja tetapi juga buat mobil (semuanya akan kena aturan itu baik kendaraan baru maupun kendaraan lawas). Rencananya aturan ini akan diterapkan pada triwulan III tahun 2010 di pulau Jawa dulu, baru kemudian di pulau2 lainnya di seluruh Indonesia. Jadi nantinya yang boleh pake BBM subisdi (Premium & Solar) adalah angkutan umum. Gimana pendapat bro2 semua ???

Iklan

3 Tanggapan to “Wacana Pemerintah : Motor Wajib Pertamax !!!”


  1. 29 Mei 2010 pukul 9:02 am

    Premiummm….ngk setuju banget deh

  2. 1 Juni 2010 pukul 9:18 am

    weseh…. klo di perkotaan mungkin okelah pake pertamax, lah…. gmana dengan di daerah, secara pertamax msh jarang di pelosok, ntar semua motor yang ada dipelosok daerah di ganti mesinnya pake mesin jahit jadul………

    • 3 Udin
      5 Juni 2010 pukul 3:01 pm

      Wah kebijakan siapa yah ini, terus yang memakai premium siapa ?. katanya untuk kendaraan umum, prosentasinya kend. Umum dan pribadi lebih banyak mana ?. Coba para pengambil kebijakan lebih kepada praktisi jgn menerapakan dgn asumsi – asumsi teori. logikanya seharusnya begini : Para pemilik kend.Pribadi karena sudah termasuk warga yg mampu itu yg harus diwajibkan memakai pertamax. Contoh lebih boros mana kalau satu kepala naik kend. Pribadi minim ia mengisi bensin 10 Ltr. dibanding 1 kepala dgn mengisi paling banyak 2 Ltr ( setera 10 Ribu ) ? dikalikan 10.000 kendaraan baik mobil atau pun motor . lebih banyak mana konsumsinya yg memakai premium ini, logika sederhana tidak harus berpikir pusing masalah subsidi. Sekarang kalau satu karyawan pabrik dari rumah harus naik angkot 3 X sekali naik Rp. 5.000,- PP sudah berapa ?. dibanding naik Sepeda Motor 10 Ribu bisa dua hari kerja PP belum kalau berboncengan?. ini yg dikatakan lebih tepat bahwa BBM subsidi dinikmati oleh rakyat miskin.Kalau mau mengurangi subsidi Premium bukan itu caranya. kejar tuh para koruptor yang melarikan dana BLBI dan dana korupsi lainnya yg mereka simpan di Bank bank luar negeri. Berapa triliun uang rakyat yg telah dilarikan berani enggak?. saya tunggu keberanian para pengembil kebijakan dan para pengamat ekonomi. yg kerjanya cukup mengamati sambil berkomentar, mungkin suatu saat ada kesempatan siapa tahu bisa diangkat jadi mentri,karena komentar komentarnya. Jaman sekarang orang cukup jadi komentator dulu siapa tahu ada yg tertarik dgn komentarnya dan nanti dilirik. Wah susah juga yah jadi rakyat miskin.Kalau ada kesempatan korupsi ane juga mau.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Mei 2010
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 8.474.225 hits

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 391 pengikut lainnya

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: