20
Mei
10

Yamaha YZR500 Dari Masa Ke Masa

Mari qta belajar sejarah (ngikut style-nya mas Irawan juragan sepeda&motor hehehe…..).Motor balap prototipe biqinan pabrikan berlogo garpu tala ini telah malang melintang di lintasan balap sejak tahun 1973 & berakhir di tahun 2002. Selama hampir 30 tahun berkiprah di GP500, YZR500 telah mengantarkan pembalapnya menjadi juara dunia 10 kali lewat Giacomo Agostini (1975), Kenny Roberts (1978-1980), Eddie Lawson (1984, 1986, 1988) & Wayne Rainey (1990-1992) serta juara konstruktor sebanyak 8 kali. Selama kurun waktu yang begitu panjang tersebut pasti YZR500 mengalami perubahan entah itu evolusi atopun revolusi. Biar gak penasaran bagaimana perubahannya yuk kita amati gambar2 YZR500 dari masa ke masa.

YZR500 tahun 1973 dikendarai oleh Jarno Saarinen. Berkode OW20 ini memiliki spek 4 silinder & berpendingin radiator

YZR 500 berkode OW23 tahun 1974-1975, mengantarkan Giacomo Agostini menjadi juara dunia GP500

YZR500 berkode OW35 tahun 1977 terjadi perubahan pada sektor saluran masuk & karburator

YZR500 berkode OW35K tahun 1978, memperkenalkan Yamaha Power Valve System yang mengantarkan Kenny Roberts menjadi juara dunia

YZR500 berkode OW45 tahun 1979

YZR500 berkode OW48R tahun 1980 mengalami perubahan pada sasis yang menggunakan aluminium & modifikasi pada saluran gas buang

YZR500 berkode OW54 tahun 1981, penerapan rotary disc valve

YZR500 berkode OW61 tahun 1982, terjadi revolusi yaitu pertamakalinya menggunakan mesin berkonfigurasi V4 & rangka deltabox yang didesain oleh insinyur Spanyol bernama Antonio Cobas

YZR500 berkode OW70N tahun 1983, terjadi modifikasi pada sasis aluminium deltabox & penggunaan velg 17 inch (sebelumnya 18 inch)

YZR500 berkode OW76 tahun 1984, memperkenalkan crankcase reed valve system mengantarkan Eddie Lawson menjadi juara dunia GP500

YZR500 berkode OW81 tahun 1985, redesain ulang mesin V4

YZR500 berkode OW86 tahun 1987 mengalami modifikasi pada sektor pendingin

YZR500 berkode OW98 tahun 1988, mengalami rancang ulang desain knalpot & swingarm

YZR500 berkode OWA8 tahun 1989, implementasi pertama kali data recording berupa sensor untuk mengetahui kondisi mesin

YZR500 berkode OWC1 tahun 1990, mengantarkan Wayne Rainey menjadi juara dunia GP500

YZR500 berkode OWD3 tahun 1991, penggunaan piranti elektronik yaitu electronic control rear suspension

YZR500 berkode OWE0 tahun 1992, menerapkan teknologi Big Bang versi Yamaha guna mengimbangi Big Bang-nya Honda NSR500 & screamer-nya Suzuki RGV500, output mesin naik dari 153 hp menjadi 158 hp

YZR500 berkode OWF2 tahun 1993, fokus pada desain ulang rangka & revisi mesin hingga outputnya naik menjadi 168 hp

YZR500 berkode OWF9 tahun 1994-1995, fokus pada pengembangan aerodinamika & ram air intake

YZR500 berkode OWJ1 tahun 1996, perubahan pada mesin dimana diameter x langkah sama 54 x 54 mm serta penggunaan bahan yang ringan pada sektor mesin

YZR500 berkode OWH0 tahun 1997, pengembangan mesin V bersudut 75 derajat serta modifikasi pada ram air intake

YZR500 berkode OWK1 tahun 1998-1999, perubahan pada mesin untuk mengikuti regulasi baru yaitu penggunaan bensin tanpa timbal

YZR500 berkode OWK6 tahun 2000, fokus pada meningkatkan top speed & akselerasi

YZR500 berkode OWL6 tahun 2001, fokus pengembangan sama dengan tahun 2000

YZR500 berkode OWL9 tahun 2002, merupakan versi terakhir YZR500 sebelum berpindah ke mesin 4 tak, tidak ada perubahan apapun di versi 2002 ini karena Yamaha mulai fokus mengembangkan 4 tak

sumber : Motorcycle News Australia

Iklan

18 Tanggapan to “Yamaha YZR500 Dari Masa Ke Masa”


  1. 1 alrozzzi
    21 Mei 2010 pukul 3:05 am

    keren, pak Mitra! menerawang 20 tahun ke depan, kira2 bentuknya bagaimana ya? ah, belum nyampai niih…. :mrgreen:

  2. 2 HFZ
    21 Mei 2010 pukul 6:15 am

    Ntar bahas Honda NSR500 ok

    • 21 Mei 2010 pukul 9:00 am

      Nyari gambar NSR500 yg detail seperti artikel YZR500 ini kagak nemu pak. Padahal gambar itu penting supaya qta tahu perbedaan (perkembangan) motor dari tahun ke tahun.

  3. 5 joe trizilo
    21 Mei 2010 pukul 9:36 am

    Bentuk jaman dulu lucu-lucu…. kayak baju yang kedodoran…..

  4. 21 Mei 2010 pukul 11:11 am

    Waa,, kereeeeen pak artikelnya
    yang tahun 1990 itu jadi ngingetin Yamaha RZR

  5. 21 Mei 2010 pukul 1:48 pm

    wah beberapa motor Juara
    sayangdi era Biaggi nggak ada yang juara
    Doohan, Criville dan Rossi memang mendominasi

  6. 9 FIFers
    21 Mei 2010 pukul 2:36 pm

    bos klo nga bahas honda rvf aja,kan tahunnya ngajauh2 amat,heheh.

  7. 21 Mei 2010 pukul 7:52 pm

    Nyari di wiki cuman speknya,gbrnya ndak ada..

  8. 11 kamFREED09
    22 Mei 2010 pukul 4:13 am

    Saluteee >>>>>> heubaaaat banget !!!!

  9. 22 Mei 2010 pukul 9:19 am

    mm..keren om…tunggangan para pembalap legendaris… :mrgreen:

  10. 14 R◎nDugL
    25 Mei 2010 pukul 8:54 am

    saya juga nyari2 impo tentang chasis balap dari masa ke masa..tapi ga nmu yang punya honda..bdw cakram pertama dpake pd motor balap apaan seh?..trus gmn dg monosok?

  11. 5 September 2010 pukul 4:52 pm

    Ketangguhan mesin 2 taknya nular ke mtr massal….RX-KING,RX-Z/RZR,F1ZR….

  12. 3 Januari 2011 pukul 10:16 pm

    absen di sini! :mrgreen:
    dulu belum ada tombol “like” sekarang saya yang dapat pertama LIKE 😉
    Yamaha sampeyan lengkap betul bro! 😯


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Mei 2010
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 8.474.216 hits

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 391 pengikut lainnya

Blog ini mendukung


%d blogger menyukai ini: