14
Jul
11

Ngisi Oli Mesin Jangan Ampe Berlebihan…

Kapasitas oli mesin tiap kendaraan berbeda2 tergantung dari kapasitas mesin. Untuk motor ada yang butuh 800 ml, 1 liter, 1,2 liter dst. Mobil juga begitu ada yang 3,5 liter, 4 liter dst. Ibarat darah dalam tubuh manusia, oli mesin mempunyai peranan penting untuk menjaga kinerja mesin serta melindungi jeroan mesin dari keausan.

Tak sedikit anggapan yang mengatakan bahwa dengan menggunakan oli mesin yang banyak bisa melindungi mesin lebih baik. Salah satunya yang sering ditemui adalah menambahkan oli mesin melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Padahal cara demikian adalah salah. Dampak dari kelebihan menuangkan oli ke dalam mesin adalah :

  1. Beban kerja pompa oli terganggu karena jumlah oli yang berlebihan.
  2. Kopling menjadi selip karena kampas kopling terlalu basah oleh oli. Tarikan mesin menjadi berkurang & konsumsi bensin menjadi boros.
  3. Crankshaft / poros engkol akan terendam oleh oli. Akibatnya saat mesin bekerja oli akan berbusa dan bisa menyebabkan mesin menjadi kegerahan (panas).

Nah oli karena itu pastikan bahwa jumlah oli mesin takarannya pas dengan cara melihat batas ketinggian oli lewat batang dipstick. Kalo kurang segera tambahkan oli mesin.

About these ads

25 Responses to “Ngisi Oli Mesin Jangan Ampe Berlebihan…”


  1. 14 Juli 2011 pukul 10:41 pm

    ada yang menambahkan oli pada mesin motornya karena rembes, atau berkurang tanoa tahu sebabnya, nah.. takaran kaya gini yang kadang mbingungi Pak Mit….

  2. 4 zaqlutv
    15 Juli 2011 pukul 8:17 am

    untuk motor yang pakai oil cooler itu gimana om untuk kapasitas mesin yang sama?

  3. 7 triclaksono
    15 Juli 2011 pukul 8:26 am

    nice info mas .. :)

  4. 15 Juli 2011 pukul 8:56 am

    Betul pak de, kalo ngisi oli harus sesuai dengan kapasitas yang tertera dimesin motor ato mobil

  5. 15 Juli 2011 pukul 9:00 am

    iya om,
    kemarin pulsar temen ane rontok gara-gara dia lupa ngecek level ketinggian oli .

    kalau ane si 2 minggu sekali maximal ngecek olie mesin dan nambahi kalau memang level olie dibawah garis min

    keep brotherhood,

    salam,

  6. 15 Juli 2011 pukul 9:31 am

    setuju pak mit
    dulu pernah berpendapat seperti itu

  7. 13 teaser
    15 Juli 2011 pukul 10:13 am

    kalo kebanyakan oli biasanya perseneleng jadi agak keras/alot. pindah gigi/netral jadi agak susah….

  8. 14 Dismas
    15 Juli 2011 pukul 1:02 pm

    semua yg berlebihan tu mank ga baek… :)

  9. 15 Juli 2011 pukul 1:16 pm

    Kebanyakan pemikiran orang2 pada salah yah…hehehehe…

    Eh tanya dong mas Mit, Oli Duron itu piye?baguss kah,hihihihih…kepincutt soalnya sama testi2 yg udah pernah pakai…

  10. 17 Adit bukan Aidit
    15 Juli 2011 pukul 9:43 pm

    klo batas dipsticknya itu yg mana pak mit?bingung….

  11. 7 September 2011 pukul 9:05 pm

    bro mit, ane isi oli sesuai takeran tapi koq ketinggian selalu lebih dikit dari bates maximal dipstick yah.. :shock:

    tanya : mau nyari oli 20W50 yg bagus apa yah ? yg harga sekitar 50rb an.. thank’s ;)

  12. 21 yudha
    6 Juni 2013 pukul 10:24 pm

    gan mtor sya baru inreyen nih. .trz iseng2 liat dipstick oli nya cuman 1/4. .bgusnya tambahin 0linya apa dibiarin aja. .trimz.

  13. 28 September 2013 pukul 10:48 am

    batasnya yang mana y,,

  14. 24 Lukman
    15 Desember 2013 pukul 10:19 am

    Kalo ane gk pake patokan ukuran oli per botol nya, misalnya motor distandarisasi pabrikan harus pakai 0,8 L atau 800mL, tapi kalo ane gk langsung tuang begitu aja, misal beli oli ukuran 800mL nah ane isi bertahap sampai kira2 700mL, lalu ane ukur lagi pake dipstick, kalo sudah ok (antara batas uper dan lower) berarti sudah cukup, kalo kurang tinggal tuang lagi, biar pun yg masuk cuma 750mL atau bahkan 799mL sekali pun, yg penting pas,,, coz kalo main isi sampai tetes terakhir dijamin kelebihan, dijamin diatas batas upper.

    Jadi, patokan ane adalah dipstick, bukan kapasitas oli, ane aja sering beli oli yg 1 liter kok, coz motor ane kalo ganti oli biasanya ane tap lewat samping biar sekalian bersihin filter olinya (motor ane drain bolt nya ada 2, kalo lewat bawah gk perlu lepas filter oli, filter oli ane tipe kawat kasa, bukan kertas), nah biasanya butuh kisaran 900mL atau 0,9L, makanya ane pake patokan dipstick coz gk ada oli yg dijual per botol dengan ukuran 900mL :D


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Juli 2011
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 3,445,592 hits

Twitter

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 232 pengikut lainnya.

Blog ini mendukung


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 232 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: