16
Feb
11

Sekilas Tentang Aki…

aki basah (pic : mark lawton)

Aki ditemukan oleh ahli fisika dari Prancis bernama Gaston Plante pada tahun 1859. Saat ini terdapat 3 jenis aki yakni aki basah, aki hybrid & aki kering. Aki basah banyak digunakan oleh mobil & motor. Salah satu ciri dari aki jenis ini adalah adanya lubang2 tempat pengisian air aki. Keunggulan dari aki basah yakni harganya terjangkau. Sedangkan kelemahannya adalah tingkat penguapannya tinggi. Oleh karena itu kendaraan yang menggunakan jenis aki basah kudu rutin memeriksa ketinggian permukaan air aki. Gunakan air suling untuk menambah cairan pada aki. Kondisi permukaan air yang berada di bawah garis lower serta salah menuangkan cairan ketika menambah cairan aki (seperti aki zuur, air ledeng) membuat aki cepat rusak.   

Kemudian adalah aki hybrid. Aki jenis ini mirip dengan aki basah hanya saja material sel2nya lebih bagus dibandingkan dengan aki basah karena menggunakan lapisan anti penguapan. Boleh dikata aki hybrid lebih mudah perawatannya dibandingkan dengan aki basah konvensional.

Dan terakhir adalah aki kering. Istilah kering muncul karena aki tipe ini tidak memiliki lubang pengisian air aki. Berhubung tidak ada lubangnya, maka banyak orang bilang aki ini kering, gak pake air aki. Hal ini kurang tepat karena aki tipe ini tetaplah basah hanya saja sudah tidak menggunakan media air aki lagi tapi menggunakan gel2 di dalamnya.  Nah aki jenis ini lebih tepat disebut aki maintenance free (MF). Salah satu keunggulan dari aki MF adalah tingkat penguapannya sangat rendah sehingga boleh dibilang relatif tidak memerlukan perawatan. Selain itu aki MF bisa diletakkan berdiri ato tidur. Dengan berbagai kelebihannya aki MF dibanderol paling mahal dibandingkan dengan aki basah & aki hybrid.

Aki MF untuk motor

aki MF buat mobil, tidak ada lubang pengisian air aki, yang ada lubang pengintip untuk mengetahui kondisi aki. Warna biru pertanda aki masih bagus. Jika warna merah berarti aki sudah rusak.

Diantara ketiganya awet mana ??? banyak faktor yang mempengaruhi awet tidaknya suatu aki. Mulai dari perawatan hingga kondisi kelistrikan kendaraan itu sendiri. Pake aki mahal tidak menjamin aki pasti lebih awet dibandingkan tipe yang lainnya jika alternatornya rusak / ngaco sehingga terjadi overcharge. Selain itu penggunaan asesoris berlebihan yang membebani listrik juga akan memperpendek usia aki.

About these ads

19 Responses to “Sekilas Tentang Aki…”


  1. 16 Februari 2011 pukul 9:08 am

    waktu saya kecil sering denger aki diisi air hujan, bener gak ya? apa bener-bener ngawur :mrgreen:

  2. 16 Februari 2011 pukul 9:22 am

    haish2…dlu ada larangan ngk boleh menaruh aki di lantai tanpa alas…coz dikhawatirkan setrumnya bocor….sekarang sih kualitas aki udah oke…ngk perlu larangan aneh2 gitu
    titip

    http://asmarantaka.wordpress.com/2011/02/16/sedikit-perbedaan-yamaha-jupiter-z-dengan-lagenda-115/

  3. 16 Februari 2011 pukul 12:52 pm

    ikut menyimak aja dech…soale Nyah Sexy ngga pakai aki :-D

  4. 5 varioputiih
    16 Februari 2011 pukul 1:00 pm

    FYI, indikator warna-warninya ga presisi lo.
    kemaren accu GS hybridku soak, padahal indikatornya bilang bagus :(

    • 6 pengamat mitra
      16 Februari 2011 pukul 3:04 pm

      indikator itu hanya untuk melihat kondisi sel di bagian yg ada indikator. tidak mencerminkan keadaan sel yang lain. mungkin asumsinya setiap sel tritmennya sama, jadi keadaannya diasumsikan sama. padahal belum tentu.

      *punya pengalaman yang sama juga.

  5. 7 bejo
    16 Februari 2011 pukul 3:30 pm

    @ tafrid
    pakai air hujan bisa asal langsung dari langit langsung jangan kena besi n sejenisnya

  6. 16 Februari 2011 pukul 8:26 pm

    yang hybrid masih perlu perawatan y pak bro berarti?

  7. 10 sabdho guparman
    17 Februari 2011 pukul 9:00 am

    aki basah lebih awet mas, punyaku dari tahun 2008 masih tokcer , dulu waktu pake aki kering 6 bulan aja udah senin kemis . . .

    keep brotherhood,

    salam,

    • 17 Februari 2011 pukul 9:55 am

      Pengalaman saya pemakaian aki kering vs basah umurnya hampir sama sekitar 1,5 – 2 tahun. Btw koq cuman sanggup 6 bulan yah ??? Vixi saya udah pake aki MF sanggup 2 tahun & baru ganti 6 bulan yang lalu pake MF juga sampe sekarang masih tokcer.

  8. 17 Februari 2011 pukul 11:51 pm

    wew….masih menjagokan aki basah…
    tip biar awet…jika aki bawaan (std) pake 5ah..pasang yang 7ah..wis kalo perkabelan normal termasuk juga kiproknya dijamin air tetep utuh dan tidak menguap!! kalo aki terpasang cuma 3.5ah..coba pasang 5ah….kira2 gitu deh…

  9. 6 Maret 2011 pukul 5:58 pm

    salam kenal, kalo perawatan aki kering gimana mas bro??

  10. 25 September 2011 pukul 8:41 pm

    pemanasan global bikin ac semakin,,,,,,bertambah berbagai penyakit krusakan sulit di laca

  11. 16 Beny
    12 Desember 2011 pukul 10:39 pm

    Mau tanya,cairan aki mf it nama kimia ny apa ya ?

  12. 17 Beny
    12 Desember 2011 pukul 10:40 pm

    Mau tanya,cairan aki mf it nama kimia ny apa ya ? Elektrolit ..gel it jenis cairan ap ? Trim ats info nx.

  13. 23 Agustus 2014 pukul 6:33 pm

    jadi kalo pake air hujan bisa ya bro???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Februari 2011
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 3,912,368 hits

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 267 pengikut lainnya.

Blog ini mendukung


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 267 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: