21
Jul
10

Prosedur Pengawalan Presiden Di Jalan Raya

Minggu2 ini lagi heboh2nya nih masalah pengawalan Presiden. Yup, masyarakat Cikeas & Cibubur mengeluh karena seringnya rombongan iring2an Presiden SBY lewat entah itu berangkat ke Istana Negara ato pas pulang ke rumah. Tentu saja yang namanya rombongan VVIP lewat menimbulkan kemacetan dimana2. Terlepas dari persoalan tersebut mungkin banyak dari kita yang belum tahu gimana sih prosedur pengawalan Presiden di jalan raya. Berikut penjelasannya :

gambar : kompas.com

Ada dua kondisi lalu lintas : padat (ramai) dan landai (sepi/lancar). Kondisi padat dan landai ditentukan setelah koordinasi komandan Satuan Patroli Pengawalan (Patwal) dengan petugas piket lalu lintas di Kepolisian Daerah. Prosedur saat lalu lintas padat :

  1. Dua jam sebelum berangkat, komandan Pengawal memberitahu Polda. Kodenya “Krisna Parkir” (artinya Presiden mau berangkat).
  2. Polda memberi tahu semua petugas di lapangan sampai tingkat Kepolisian Sektor (Polsek) agar bersiap.
  3. Satu jam sebelum berangkat, Patwal memberi tahu Polda, dan diteruskan ke petugas lapangan agar bersiap. Ini disebut persiapan pertama.
  4. Setengah jam sebelum berangkat, Patwal memberi tahu lagi ke Polda, dan diteruskan ke petugas. Ini disebut persiapan terakhir.
  5. Nol menit sebelum berangkat, petugas lapangan diberi tahu “Start” artinya rombongan Presiden mulai bergerak dan semua jalan yang dilalui sudah harus kosong.

Urutan kendaraan rombongan Presiden (dari depan sampai ke belakang)

  • Mobil penyapu Paspampres namanya “Cucu”
  • Mobil penyapu Patwal
  • Dua brigade motor Patwal
  • Mobil 91 Pengawalan Patwal
  • Satu motor Polisi Militer
  • Satu mobil Polisi Militer (berisi Komandan Paspampres)
  • Jip berisi pasukan pengawal bersenjata lengkap (anggota Paspampres)
  • Mobil protokol
  • Mobil presiden yang dikawal kiri kanan satu motor Polisi Militer
  • Ambulans & dokter
  • Jip pasukan bersenjata lengkap (Paspampres)
  • Mobil pengawal pribadi dan ajudan presiden
  • Ditutup mobil patroli polisi

Dalam kondisi normal, jumlah pengawal untuk perjalanan presiden di dalam kota sekitar 20 orang. Laju kendaraan rombongan presiden disesuaikan dengan kebutuhan, minimal 80 km/h & maksimal 120 km/h.

sumber : Koran Tempo 20 Juli 2010

About these ads

17 Responses to “Prosedur Pengawalan Presiden Di Jalan Raya”


  1. 1 adul
    21 Juli 2010 pukul 2:27 am

    presiden pasti pake pertamax

  2. 2 goyobod
    21 Juli 2010 pukul 2:36 am

    Wuihh gak kebanyakan tuh, rombongannya ?

  3. 21 Juli 2010 pukul 2:57 am

    pertamax dulu ahhhh :-D
    jadi keinget nostalgila pas masa-masa smp dulu kalo ada kunjungan presiden kedaerah harus wajib disuruh melambai-lambaikan tangan + bendera walau mobil & rombongan presinden jaraknya masih 1 kiloan terus kalo pas lewatpun ngga bisa lihat wajah pak presiden karena mobilnya tertutup dengan kaca rayben :-D

  4. 4 zaqlutv
    21 Juli 2010 pukul 3:03 am

    belom ada yach presiden di indonesia yang nyoba ngerasain berangkat ato pulang kerja ikut bermacet ria di ibukota negara indonesia yang tercinta. kalo perlu naek motor pula.. :)
    ya seperti presiden iran ahmadinejad waktu sholat jumat datang telat rela sholat diluar masjid ;)
    hmmm..ngerasain dikawal polkis di jalan raya cuma waktu ikut iringan mobil penganten saat pernikahan kakak aye di semarang :mrgreen:

  5. 5 Donny
    21 Juli 2010 pukul 3:31 am

    Harusnya kita mencontoh Presiden yg baru Philipna yang rela bermacet-macet ria biar ikut merasakan gimana sih kalau kita macet, sebel, dll…. ( mimpi.com)

  6. 21 Juli 2010 pukul 3:32 am

    Ribet ya jadi orang pertamaax :-D kemana mana harus dikawal

  7. 7 jeng rondho
    21 Juli 2010 pukul 7:38 am

    hehe pada sirik.. sebelum/sesudah jadi presiden ya beliau2 itu ga akan merasakan keistimewaan seperti ketika menjadi presiden.. sama kyk kite lah.. biar lah pera orang terpilih itu merasakan saat keistimewaannya.. yg penting cuma satu.. jangan korupsi !!!!

  8. 21 Juli 2010 pukul 9:09 am

    kalo dalam undang2 rombngan yg di beri jalan pas konvoi yah presiden ada di urutan ke 4….yg pertama ambulance, kedua pemadam kebakaran, ketiga ane lupa…yg ke empat baru rombongan presiden…kenyataannya…ngk tuh :mrgreen:

  9. 21 Juli 2010 pukul 10:43 am

    ah..pengawalan presiden lebay…alay…bikin macet aja…
    emangnya presiden itu dewa, harus diutamakan mulu??!!!

  10. 11 andraTHEsmoker
    21 Juli 2010 pukul 12:26 pm

    capek ah mikirin presiden…mending buat kerja aja,dapet duit trus buat mskan…yang penting bisa hidup.

  11. 12 kolibri
    22 Juli 2010 pukul 1:09 am

    saat ini banyak yg terlalu mendewakan presiden… presiden selalu benar.

  12. 22 Juli 2010 pukul 3:59 am

    kalau tiap hari yang jelas mengganggu orang lain

  13. 14 ari siswanto
    23 Februari 2011 pukul 1:10 pm

    Itu semua uda prosedur, namanya juga RI 1 / RI 2 wajar klo di perlakukan kaya gitu. Jgn sampe pas mereka lewat terjadi insiden, apa kata dunia. Dimana paspampresnya.? Dan siapa yg mau tnggung jawab. Pasti ujung2nya paspampres, polisi dan kodam jaya yg disalahkan, seharusnya kita dukung, berkat kerja keras mereka keselamatan kepala negara dan wakilnya terjamin. Makanya di bikin prosedur buat ke selamatan RI 1 / RI 2. Biar semua gak terjadi hal2 yg tidak kita inginkan.

  14. 15 letnan satu tni joni
    19 Desember 2011 pukul 11:14 pm

    iya dasar lebay banget … mentang2 presiden …atau pejabat negara…..merakyat donk…belagu amat …

  15. 16 mobrigboys
    29 Juni 2012 pukul 8:27 pm

    namanya presiden dan wapres di dunia ini semua dikawal, siapa pun orangnya, klu jd presiden ya…. dikawal. termasuk anda-2 yang protes, ubalah pola pikir anda, jangan hanya sirik, iri dan dengki, kapan negara indonesia akan menjadi negara yang besar, di segani seluruh dunia kalau rakyatnya hanya sirik, iri dan dengki.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Disclaimer

Blog ini tergabung dalam komunitas OBI (Oto Blogger Indonesia). Tulisan di blog ini merupakan opini pribadi & tidak serta merta mencerminkan sikap OBI. Sikap OBI akan terpampang di agregator OBI. Masukan, saran & kritik bisa dialamatkan ke mitra5708@gmail.com
Juli 2010
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Arsip

Pengunjung yang mampir ke blog ini sejak 26 Januari 2010

  • 3,445,592 hits

Twitter

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 232 pengikut lainnya.

Blog ini mendukung


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 232 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: